, JAKARTA – Suasana Pantai Laguna, Ancol, tampak masih dipadati wisatawan selepas perayaan malam tahun baru, Kamis (1/1/2026). Beberapa wisatawan yang memadati Ancol hari ini kombinasi dari wisatawan yang telah berada di lokasi sejak semalam dan beberapa wisatawan yang baru tiba hari ini.
Pantauan Bisnis di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB, wisatawan yang datang ke Ancol hari ini tidak hanya berasal dari Jakarta maupun Bodetabek. Tampak dari pelat kendaraan, para wisatawan datang dari berbagai daerah, seperti Purwakarta, Bogor, hingga Banten. Para wisatawan telah silih berdatangan sejak pukul 08.30 WIB.
Alhasil, kantong-kantong parkir di kawasan Pantai Laguna, Ancol, segera dipadati oleh kendaraan para wisatawan. Beberapa wisatawan menggunakan mobil untuk datang ke Ancol, tetapi mayoritas menggunakan motor sebagai sarana transportasi mereka ke kawasan wisata di daerah Jakarta Utara ini. Bahkan, beberapa rombongan wisatawan tiba menggunakan bus wisata.
Dalam rombongan tersebut, terdapat sedikitnya belasan orang wisatawan yang diangkut moda transportasi itu. Di dalam rombongan tersebut, tampak beberapa keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan sedikitnya satu orang anak. Masing-masing keluarga turut membawa beberapa makanan yang menjadi bekal mereka berlibur di Ancol.
Setibanya di pinggir pantai, para wisatawan segera menggelar tikar di bawah pohon yang rindang. Hal itu dilakukan oleh hampir seluruh wisatawan yang tiba dengan rombongan. Di sana, mereka turut menggelar makanan untuk dinikmati bersama anggota keluarga lainnya.
Beberapa wisatawan yang lain tiba menggunakan sepeda motor atau mobil. Sedikitnya, para wisatawan tersebut tiba bersama pasangan mereka dan segera mencari tempat yang teduh untuk menikmati momen libur Natal dan Tahun Baru 2026.
Sekitar pukul 09.30 WIB, beberapa pengunjung masih memutuskan untuk menghabiskan waktu di pantai. Beberapa kegiatan mereka seperti bermain air atau sekadar menghabiskan waktu dengan bermain dengan pasir pantai. Namun, memasuki sekitar pukul 10.00 WIB, aktivitas tersebut berangsur-angsur berkurang.
Tenda-tenda yang telah terpasang sejak malam hari untuk menikmati waktu tahun baru, juga dilipat kembali. Tidak banyak ada wisatawan yang bertahan di bawah terik matahari Jakarta Utara hari ini.
Alhasil, tenda-tenda yang semula terpasang tepat di bibir pantai, kini perlahan-lahan bergeser dan menjauh dari pantai untuk mencari tempat yang lebih rindang. Kegiatan wisatawan di siang hari, lebih banyak menghabiskan waktu untuk menyantap hidangan yang telah mereka bawa atau beli di kawasan Ancol.
Para pedagang juga masih bertahan untuk menunggu datangnya pembeli di lapak mereka. Tidak hanya pedagang makanan atau minuman, beberapa pedagang yang masih setia menanti pengunjung juga menjajakan berbagai mainan anak-anak.
Pedagang-pedagang tersebut telah membuka lapaknya sejak semalam. Setidaknya sudah sejak pukul 08.30 WIB para pedagang telah sedia dengan barang dagangannya dan tengah menanti kehadiran pengunjung.
Giatnya pedagang untuk menangkap omzet hari ini lantaran kondisi penjualan yang sepi pada malam puncak Tahun Baru 2026. Beberapa pedagang yang Bisnis temui, mengatakan hal serupa, bahwa penjualan pada momentum Tahun Baru 2026, jauh berada di bawah realisasi penjualan mereka pada momen yang sama 2024.
Wati(53) adalah salah satu pedagang makanan dan minuman yang mengeluhkan lesunya penjualan pada momentum puncak Tahun Baru 2026. Pada malam Tahun Baru 2025, Wati bisa meraup omzet hingga Rp8 juta, tetapi kondisinya jauh berbeda saat ini. Selepas menghitung hasil penjualannya semalam, hitungan Wati berhenti di level sekitar Rp2 juta.
“Ya turun sekitar 60% ada. Soalnya tahun lalu sekitar Rp8 juta sehari, berarti sekitar 60–70% turun,” katanya kepada Bisnis, Kamis (1/1/2026).
