Ringkasan Berita:
- AC Milan ingin mengulang sukses perekrutan Luka Modric dengan membidik Bernardo Silva dari Manchester City.
- Gelandang Portugal itu berpeluang hengkang pada 2026 atau lebih cepat. Performa impresif Modric mengubah strategi AC Milan yang kini mengutamakan pengalaman.
- Di sisi lain, Ruben Loftus-Cheek berpotensi pergi demi menit bermain, membuka ruang bagi kedatangan Silva meski proses transfer dipastikan tak mudah.
– AC Milan ingin mengulang kesuksesan mendatangkan Luka Modric, dengan memboyong gelandang Manchester City, Bernardo Silva.
Luka Modric menjadi salah satu rekrutan terbaik pada bursa transfer musim panas, dan AC Milan menjadi pihak yang paling diuntungkan dari kepergiannya dari Real Madrid.
Sempat muncul keraguan soal apakah Modric masih mampu tampil konsisten di level tertinggi.
Banyak pihak mempertanyakan apakah gelandang veteran itu masih sanggup memberikan kontribusi maksimal.
Namun, dalam beberapa pertandingan awal, semua keraguan tersebut langsung terjawab.
Standar permainan pun meningkat drastis.
Modric tampil luar biasa dan, bersama Adrien Rabiot, bahkan disebut-sebut telah mengubah cara pandang manajemen RedBird dalam menyusun strategi transfer, yakni mulai memprioritaskan pengalaman dibanding potensi semata.
Nama Robert Lewandowski menjadi contoh paling jelas dari pendekatan ini, meski bukan satu-satunya pemain yang masuk dalam kategori tersebut.
Target Baru di Lini Tengah
Seperti dilaporkan Calciomercato.com, AC Milan kini membuka peluang untuk merekrut Bernardo Silva.
Gelandang asal Portugal itu diprediksi akan meninggalkan Manchester City pada 2026 ketika kontraknya berakhir, namun tidak menutup kemungkinan ia hengkang lebih cepat, bahkan pada bursa transfer Januari.
Hingga saat ini belum ada kepastian soal masa depan Silva, tetapi hampir bisa dipastikan ia tidak akan bertahan lama di Inggris.
Beberapa opsi terbuka, mulai dari kepulangan ke Benfica, kepindahan ke Barcelona, hingga kemungkinan hijrah ke Liga Arab Saudi.
Namun, peluang menuju San Siro juga tetap terbuka.
Juventus juga dikabarkan tertarik, meski proses transfer dipastikan tidak mudah.
Meski begitu, kesepakatan semacam ini tetap memungkinkan, terutama jika meniru pola transfer “ala Modric”: mendatangkan pemain berpengalaman dengan gaji besar, namun disertai proyek ambisius dan menarik secara olahraga.
Ruben Loftus-Cheek Buka Jalan Kedatangan Bernardo Silva
Ruben Loftus-Cheek berpeluang meninggalkan AC Milan pada bursa transfer Januari mendatang, dan sejumlah klub dikabarkan tertarik untuk merekrutnya.
Namun, salah satu opsi yang muncul diperkirakan tidak akan mudah terwujud.
Masa depan Loftus-Cheek saat ini menjadi sorotan.
Gelandang asal Inggris itu ingin mengamankan tempat di skuad Timnas Inggris untuk Piala Dunia, namun hal tersebut membutuhkan menit bermain yang lebih konsisten, sesuatu yang sejauh ini sulit ia dapatkan bersama AC Milan.
Meski masih ada peluang baginya untuk mendapatkan waktu bermain lebih banyak di bawah asuhan Rossoneri, kenyataannya ia belum mampu mengunci posisi utama di lini tengah sepanjang musim ini.
Pada bursa transfer Januari, Loftus-Cheek diperkirakan akan mencari klub yang bisa memberinya peran inti.
Entah itu tetap bersama AC Milan atau hengkang ke klub lain, mendapatkan menit bermain reguler menjadi keharusan.
Minat datang dari klub-klub Inggris dan Jerman, namun opsi bertahan di Italia juga masih terbuka.
Salah satu yang mencuat adalah Lazio, mengingat hubungan baik Loftus-Cheek dengan pelatih Maurizio Sarri.
Namun, menurut laporan Alfredo Pedullà yang dikutip oleh Calciomercato.com, transfer tersebut tidak akan mudah terwujud.
Masalah utama terletak pada gaji sang pemain.
Lazio diyakini kesulitan untuk menyamai bayaran Loftus-Cheek saat ini yang mencapai sekitar €4 juta per musim.
Selain itu, hubungan yang kurang harmonis antara direktur olahraga Lazio, Igli Tare, dengan pihak AC Milan juga bisa menjadi penghambat dalam negosiasi.
Meski begitu, kemungkinan kepindahan tersebut belum sepenuhnya tertutup, hanya saja, jalan menuju kesepakatan dipastikan tidak mudah. (*)
