Kebakaran di Desa Geronggang, Kotabaru
Amukan api di Desa Geronggang, Kecamatan Kelumpang Tengah, Kabupaten Kotabaru masih menyisakan duka. Kebakaran yang terjadi pada malam hari ini menghanguskan 24 rumah warga yang saling berdempetan di RT 03, Jalan PLN.
Menurut informasi yang dihimpun oleh Kasatpol PP dan Damkar Kotabaru, Yudi Ridhani, kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 WITA, Kamis (11/12/2025). Penyebab kebakaran diduga berasal dari kompor milik warga bernama Solihin yang sedang merebus air namun meninggalkan rumah tanpa mematikan alat tersebut.
“Ada suara ledakan yang terdengar oleh warga, kemudian api muncul dan berkembang,” ujar Yudi, Jumat (12/12/2025).
Dalam kejadian ini, seorang warga mengalami luka di lutut akibat terjatuh. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian diperkirakan mencapai 1,5 miliar rupiah. Sebanyak 23 KK dari total 84 jiwa juga kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran ini.
Beberapa video yang beredar di media sosial menunjukkan bangunan rumah yang dilalap api hingga kobaran api membumbung tinggi. Kejadian ini membuat masyarakat sekitar geger dan berusaha melakukan pemadaman.
Dominasi bangunan kayu membuat api cepat meluas dan sulit dipadamkan. Fadli, warga setempat, membenarkan adanya musibah kebakaran tersebut. Ia mengatakan bahwa belum tahu pasti jumlah terdampak dan penyebabnya.
Informasi terakhir menyebutkan bahwa desa tersebut sedang mengalami pemadaman listrik, sehingga akses internet dan komunikasi terganggu. Tim Damkar Kotabaru juga tengah menuju lokasi untuk mengetahui kronologi dan pendataan dampak kebakaran ini.
Tips Penting Saat Terjadi Kebakaran
Kebakaran adalah peristiwa yang bisa saja terjadi kapan saja, bahkan di rumahmu sendiri. Berikut beberapa hal yang harus kamu lakukan saat menghadapi kebakaran:
-
Gunakan alat pemadam api
Jika kamu mendengar atau melihat tanda kebakaran, jangan abaikan. Gunakan alat pemadam api ringan (APAR) jika tersedia sebagai tindakan pencegahan. Namun, jika upaya gagal, segera tinggalkan tempat kejadian. -
Beritahu orang lain
Berteriak keras-keras agar orang lain menyadari situasi kebakaran. Jangan bergantung pada detektor asap dan alarm karena bisa mengalami kegagalan. -
Hubungi petugas pemadam kebakaran
Segera hubungi petugas pemadam kebakaran setelah meninggalkan rumah yang terbakar. Jangan berhenti di dalam rumah untuk mencari ponselmu karena bisa terjebak dalam kobaran api. -
Tinggalkan barang berharga jika tidak lagi memungkinkan diselamatkan
Jangan pikirkan barang berharga jika kobaran api sudah besar. Segera cari jalan keluar untuk menyelamatkan nyawamu dan keluargamu. -
Jatuhkan diri saat pakaian terbakar
Jika pakaianmu terbakar, jangan lari, cukup jatuhkan diri ke lantai dan bergulinglah untuk memadamkan api. -
Tutupi hidung
Tutupi lubang hidungmu dengan kemeja atau handuk lembap selama kebakaran untuk mencegah asap masuk ke paru-parumu. -
Tutup pintu
Setelah merangkak keluar dari ruangan yang terbakar, tutup pintu di belakangmu. Ini akan mencegah api menyebar. -
Jauhi area yang terbakar
Setelah keluar dari rumah yang terbakar, menjauhlah. Jangan memasuki rumah yang terbakar meskipun ada hewan atau harta bendamu di dalamnya. -
Cari tempat evakuasi aman
Setelah evakuasi, temui anggota keluarga di lokasi yang telah ditentukan dan tetap di sana sampai semua anggota keluarga diselamatkan.
Jika kamu terjebak di dalam rumah yang terbakar, tutupi celah di sekitar pintu dengan apa pun yang dapat kamu temukan. Jika kamu bisa membasahi kain, lakukanlah. Tutupi ventilasi dengan selimut basah juga, agar asap tidak merembes ke dalam ruangan, dan hubungi pemadam kebakaran apabila kamu memiliki akses untuk menelepon.







