Isi Artikel
Doa Pagi yang Diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk Memohon Rezeki yang Berkah
Pagi hari menjadi waktu yang sangat penting untuk berdoa. Hal ini dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk kepercayaan kepada Allah SWT dalam menghadapi segala aktivitas sehari-hari, terutama ketika akan mencari nafkah untuk keluarga. Dalam doa pagi Rasulullah, kita diajarkan untuk memohon rezeki yang baik dan berkah.
Berikut ini adalah beberapa doa pagi yang diajarkan oleh Rasulullah SAW:
Doa Pagi untuk Memohon Rezeki yang Berkah
اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا
“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.”
Selain itu, Rasulullah juga mengajarkan doa berikut setelah sholat Subuh atau saat pagi hari:
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
“Allahumma inni as aluka ‘ilman naafi’aa wa rizqan toyyibaa wa ‘amalan mutaqabbalaa”
“Ya Allah, sungguh aku memohon kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik dan amal yang diterima.” (HR. Ibnu As-Sunni dan Ibnu Majah).
Doa Pagi untuk Mengucapkan Syukur
Abu Hurairah RA meriwayatkan doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW yang dibaca ketika pagi hari:
اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ
“Allāhumma bika ashbahnā, wa bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan nusyūru.”
Artinya: “Ya Allah, dengan-Mu aku berpagi hari, dengan-Mu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati. Hanya kepada-Mu (kami) kembali,” (HR Abu Dawud, At-Turmudzi, Ibnu Majah, dan lainnya).
Doa Pagi untuk Menjaga Kehidupan yang Baik
Imam An-Nawawi juga mengutip doa pagi Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Sahabat Ibnu Mas‘ud dalam Sahih Muslim:
أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الملْكُ للهِ، وَالحَمْدُ للهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ لَهُ الملْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الكَسْلِ وَسُوْءِ الكِبَرِ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي القَبْرِ
“Ashbahnā wa ashbahal mulku lillāhi wal hamdu lillāhi, lā ilāha illallāhu wahdahū lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alā kulli syai‘in qadīr. Rabbi, as’aluka khaira mā fī hādzihil lailata wa khaira mā ba‘dahā, wa a‘ūdzu bika min syarri mā fī hādzihil lailata wa khaira mā ba‘dahā. Rabbi, a‘ūdzu bika minal kasli wa sū’il kibari. A‘ūdzu bika min ‘adzābin fin nāri wa ‘adzābin dil qabri.”
Artinya: “Kami dan kuasa Allah berpagi hari. Segala puji bagi Allah. Tiada tuhan selain Allah yang maha esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kuasa dan puji. Dia kuasa atas segala sesuatu. Tuhanku, aku memohon kepada-Mu kebaikan malam ini dan malam sesudahnya. Aku memohon perlindungan-Mu dari kejahatan malam ini dan malam sesudahnya. Tuhanku, aku memohon perlindungan-Mu dari kemalasan dan kedaifan masa tua. Aku memohon perlindungan-Mu dari siksa neraka dan siksa kubur,”
Doa Pagi Lainnya untuk Membantu dalam Kehidupan Sehari-hari
Doa untuk Memohon Perlindungan dan Bimbingan
Doa pagi hari Islam adalah tindakan spiritual yang umat Muslim lakukan setiap pagi sebelum memulai aktivitas mereka. Tujuan utamanya adalah memohon perlindungan dan bimbingan dari Allah SWT untuk mengawali hari dengan baik. Berikut adalah doa yang sering dibaca:
اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْnā، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ
“Allāhumma bika ashbahnā, wa bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan nusyūru.”
Artinya: “Ya Allah, dengan-Mu aku berpagi hari, dengan-Mu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati. Hanya kepada-Mu (kami) kembali,” (HR Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan lainnya).
Doa untuk Memohon Kelancaran dalam Mencari Rezeki
Setiap memulai pekerjaan di pagi hari untuk mencari rezeki halal, sebagai Muslim kita disunahkan membaca doa agar diberikan kelancaran. Berikut bacaan doanya:
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي
“Rabbis rahlii shadrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam mil lisaani yafqahu qaulii.”
Artinya: “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku.”
Doa untuk Memohon Petunjuk
Memohon petunjuk dan bimbingan dari Allah SWT sebelum mengawali hari adalah penting karena itu adalah tindakan kesadaran akan ketergantungan kepada Allah sebagai Pencipta. Dengan berdoa, kita mencari arahan-Nya dalam menjalani hari, meminta agar tindakan dan keputusan kita sesuai dengan kehendak-Nya, dan memohon perlindungan dari godaan dan kesalahan.
Berikut adalah bacaan doanya:
رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا
“Rabbanaa aatinaa minladunka rahmataw-wahayyi lanaa min amrinaa rosyada.”
Artinya: “Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami.”
Doa untuk Memohon Ringanan Cobaan
Mengajukan permohonan kepada Allah agar cobaan dan beban hidup diringankan adalah tindakan yang sangat diperbolehkan dalam Islam. Ini mencerminkan kesadaran umat Muslim bahwa Allah adalah Penyelamat dan Penolong dalam menghadapi cobaan hidup.
Berikut adalah bacaan doa pagi hari Islam, untuk memohon diringankan beban,yang tertuang dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 286:
رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ
“Rabbana laa tuaa-khidzna innasiina au akhtho’na, rabbana wala tahmil ‘alaina ishran kama hamaltahu ‘alalladziina min qablina, rabbana wala tuhammilna ma la thooqatalanabih, wa’fu’anna waghfirlana warhamna, anta maulana fansurna ‘alal qaumilkaafiriin.”
Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.”






