Isi Artikel
Bantuan dari Pemain Timnas Indonesia untuk Korban Banjir Sumatra
Beberapa pemain sepak bola nasional asal Indonesia, seperti Maarten Paes dan Dean James, turut berkontribusi dalam bantuan kepada korban banjir di Sumatra. Meskipun keduanya tidak hadir secara langsung di wilayah tersebut, kehadiran mereka terlihat melalui poster besar yang dipasang oleh suporter setia PSMS Medan, SMeCK Hooligan.
Poster dengan tulisan “Terima Kasih Maarten Paes” dan “Terima Kasih Dean James” menjadi bukti bahwa kedua pemain tersebut ikut serta dalam aksi kemanusiaan ini. Poster-poster tersebut terlihat dalam berbagai momen, baik dipegang oleh para pengungsi maupun ditempatkan bersama barang-barang bantuan makanan dan alat medis.
Kabar tentang bantuan ini disampaikan melalui akun suporter setia PSMS Medan. Dalam unggahan tersebut, terdapat pesan yang menyampaikan rasa terima kasih kepada Maarten Paes dan Dean James atas bantuan mereka untuk saudara-saudara di Sumatra. Pesan tersebut dilengkapi dengan emoji hati berwarna merah dan bendera Indonesia.
Maarten Paes dan Dean James juga memberikan tanda like pada postingan SMeCK Hooligan. Mereka mengikuti langkah yang sama dilakukan oleh Calvin Verdonk sebelumnya, yang juga memberikan bantuan kepada korban bencana banjir Sumatra.
Data Terbaru Korban Bencana Banjir Sumatra
Bencana banjir yang menimpa Sumatra telah menimbulkan dampak signifikan. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 15 Desember 2025, jumlah korban meninggal dunia mencapai 1.030 orang. Angka ini meningkat 14 orang dibandingkan data pada Minggu (14/12/2025).
Selain itu, jumlah pengungsi mencapai 608.940 jiwa. Jumlah ini sedikit berkurang dari data sebelumnya yang mencapai 624.670 jiwa.
Update Korban Bencana
Berikut data terbaru mengenai jumlah orang hilang akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra Utara:
- 81 orang masih dalam pencarian atau hilang memasuki pekan ketiga pascabencana.
- Data Basarnas menyatakan hingga Senin (15/12/2025) pukul 08.00 WIB, sebanyak 81 orang tersebut tersebar di sejumlah wilayah:
- Kabupaten Humbang Hasundutan: 1 orang
- Kabupaten Tapanuli Tengah: 49 jiwa
- Kabupaten Sibolga: 1 orang
- Kabupaten Tapanuli Utara: 1 orang
- Kabupaten Tapanuli Selatan: 29 orang
Selain itu, sebanyak 2.601 jiwa terevakuasi dan 2.272 jiwa selamat dalam operasi SAR banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Operasi SAR di Sumatera Utara digelar Kantor SAR Medan dan Kantor SAR Nias di 11 wilayah terdampak dari total 33 kabupaten/kota yang ada.
Rincian Wilayah Terdampak
- Kabupaten Humbang Hasundutan
- Terdampak: 6.580 jiwa
- Dievakuasi: 13 jiwa
- Meninggal dunia: 7 jiwa
-
Dalam pencarian: 1 jiwa
-
Kabupaten Tapanuli Tengah
- Terdampak: 296.453 jiwa
- Dievakuasi: 687 jiwa
- Meninggal dunia: 123 jiwa
-
Dalam pencarian: 49 jiwa
-
Kota Sibolga
- Terdampak: 2.971 KK
- Dievakuasi: 115 jiwa
- Meninggal dunia: 54 jiwa
-
Dalam pencarian: 1 jiwa
-
Kota Medan
- Terdampak: 1.839 KK
- Dievakuasi: 794 jiwa
-
Meninggal dunia: 2 jiwa
-
Kabupaten Langkat
- Terdampak: 434.776 jiwa
- Dievakuasi: 275 jiwa
-
Meninggal dunia: 4 jiwa
-
Kabupaten Deli Serdang
- Terdampak: 351.921 jiwa
- Dievakuasi: 517 jiwa
-
Meninggal dunia: 17 jiwa
-
Kabupaten Tapanuli Utara
- Terdampak: 14.033 jiwa
- Dievakuasi: 44 jiwa
- Meninggal dunia: 36 jiwa
-
Dalam pencarian: 1 jiwa
-
Kabupaten Tapanuli Selatan
- Terdampak: 279.974 jiwa
- Dievakuasi: 156 jiwa
- Meninggal dunia: 86 jiwa
-
Dalam pencarian: 29 jiwa
-
Kota Padang Sidempuan
-
Terdampak: 1.072 jiwa
-
Kabupaten Mandailing Natal
- Terdampak: 15.358 jiwa
-
Kabupaten Pakpak Bharat
- Terdampak: 1.835 jiwa
Kerusakan Rumah
Pada Senin 15 Desember 2025, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyampaikan data kerusakan rumah akibat bencana banjir:
- Aceh: 100.569 unit rumah rusak. Perinciannya:
- Rusak ringan: 38.553
- Rusak sedang: 22.204
- Rusak berat: 35.517
-
Hanyut: 4.265
-
Sumatra Utara: 19.936 rumah rusak ringan; 4.304 rusak sedang; 4.351 rusak berat; dan 1.135 hanyut.
-
Sumatra Barat: 5.634 rumah rusak ringan; 1.174 rusak sedang; 1.577 rusak berat; dan 765 hanyut.
Total rumah terdampak adalah 139.485 unit.
Upaya Rehabilitasi
Sebagai upaya rehabilitasi, pemerintah sudah menyiapkan 30 lokasi yang disurvei. Di wilayah Sumatra Utara, pemerintah telah menyiapkan dua lokasi di Sibolga, dua lokasi di Tapanuli Utara, lima lokasi di Tapanuli Tengah, dan empat lokasi di Tapanuli Selatan.
Di Sumatra Barat, terdapat delapan lokasi, termasuk tiga lokasi di Kota Padang, satu lokasi di Tanah Datar, satu lokasi di Padang Panjang, dua lokasi di Kabupaten Agam, dan satu lokasi di Pesisir Selatan.







