Pablo Ganet bangga tampil di Piala Afrika, siap kembali perkuat Persita saat lawan Persis Solo

JAKARTA, Gelandang Persita Tangerang, Pablo Ganet, menyampaikan rasa bangganya dapat kembali membela Tim Nasional (Timnas) Guinea Khatulistiwa pada ajang Piala Afrika 2025 yang digelar di Maroko. Turnamen tersebut menjadi penampilan keempat Ganet bersama Nzalang Nacional sepanjang karier internasionalnya.

Namun, kiprah Guinea Khatulistiwa pada edisi kali ini harus berakhir lebih awal. Tim itu tersingkir di fase grup setelah gagal mengumpulkan poin dari tiga pertandingan Grup E. Mereka menelan kekalahan 1-2 dari Burkina Faso, 0-1 saat berhadapan dengan Sudan, serta 1-3 ketika menghadapi Aljazair.

Bacaan Lainnya

Dalam seluruh laga tersebut, Ganet mendapat kepercayaan tampil di lapangan. Pemain berusia 31 tahun itu turun sejak menit awal selama 82 menit pada pertandingan pembuka kontra Burkina Faso, masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-69 saat melawan Sudan, serta tampil penuh pada laga terakhir menghadapi Aljazair.

“Mengenai penampilan saya di Piala Afrika, saya mampu bermain di ketiga pertandingan, dan merupakan suatu kehormatan untuk berpartisipasi di Piala Afrika keempat saya,” papar Ganet dikutip laman resmi Persita Tangerang, Jumat (2/1/2026).

Ia menilai pengalaman bertanding di level tertinggi Afrika memberikan nilai penting bagi perkembangan kariernya secara personal.

“Secara individu, ini adalah pengalaman lain yang membantu saya berkembang dengan mampu berkompetisi di kompetisi tingkat tinggi melawan pemain-pemain hebat,” katanya.

“Meskipun demikian, sebagai salah satu kapten tim, saya sedih karena kami tidak mampu mencapai tujuan yang kami harapkan,” sambungnya.

Kegagalan lolos dari fase grup menjadi catatan pahit tersendiri bagi Guinea Khatulistiwa.

Ganet mengakui hasil tersebut sangat mengecewakan, bahkan menjadi pertama kalinya tim nasional mereka gagal melangkah ke babak gugur sepanjang keikutsertaan di Piala Afrika.

“Tentu saja, ketiga hasil ini sangat mengecewakan. Ini adalah pertama kalinya dalam semua turnamen Piala Afrika kami tidak berhasil melewati babak penyisihan grup. Karena itulah saya secara pribadi meminta maaf kepada rakyat Guinea Ekuatorial atas kekecewaan ini. Dalam sepak bola, seperti dalam kehidupan, kekalahan dan hasil yang tak terduga terjadi, tetapi kita harus bangkit kembali dan bekerja dengan antusias, menatap masa depan,” paparnya.

Pada Piala Afrika 2025, Ganet juga tercatat sebagai satu-satunya pemain dari kompetisi BRI Super League 2025/26 yang tampil di Maroko. Ia mengaku bangga dapat membawa nama liga Indonesia ke panggung internasional.

“Seperti yang saya katakan sebelumnya, merupakan suatu kehormatan untuk mewakili negara saya di turnamen internasional dan juga sumber kebanggaan untuk membawa nama liga Indonesia ke negara lain. Saya yakin dengan pertumbuhan liga dan tim, semakin banyak pemain yang dapat mewakili tim nasional mereka,” ujar Ganet.

Setelah tugas bersama tim nasional berakhir, Ganet memastikan akan segera kembali ke Tangerang untuk bergabung dengan Persita pada kompetisi BRI Super League musim 2025/2026.

Ia siap melanjutkan perjuangan bersama Pendekar Cisadane yang dijadwalkan menjalani empat pertandingan penting sepanjang Januari, salah satunya saat melawan tuan rumah Persis Solo di Stadion Manahan, Minggu (4/1) sore nanti.

“Saya kembali ke Tangerang untuk berlatih beberapa hari ke depan dan siap untuk empat pertandingan di bulan Januari ini. Saya akan bekerja sekeras mungkin untuk membantu tim mencapai hasil terbaik dan membuat penggemar kami bahagia. Persita Abadi!.”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *