Ringkasan Berita:
- Aqia Nurfadla, istri Fiersa Besari ditabrak mobil hingga kakinya tergencet saat akan berangkat liburan ke Yogyakarta.
- Pelaku yang merupakan seorang lansia ini sempat menawarkan uang damai Rp 200 ribu.
- Fiersa Besari pun emosi lantaran si pelaku meremehkan luka yang dialami oleh istrinya.
Nasib malang menghampiri istri musisi Fiersa Besari, Aqia Nurfadla.
Rencana liburan yang sudah disusun matang diwarnai insiden tak mengenakkan.
Aqia Nurfadla diseruduk mobil hingga kakinya tergencet dan harus mendapatkan perawatan di rumah.
Insiden naas dialami istri Fiersa Besari saat keluarga kecilnya akan berlibur ke Yogyakarta.
Rencananya mereka akan menggunakan kereta api dari Jakarta menuju Yogyakarta.
Sesampainya di Stasiun Gambir, Aqia dan manajer Fiersa Besari yang bernama Ubay berjalan ke arah bagasi.
Mereka mulai menurunkan koper berisi barnag-barang bawaan.
Sedangkan Fiersa Besari kala itu menggendong putrinya, Kinasih.
Tiba-tiba saja sebuah mobil dari arah belakang melaju dan menabrak Aqia serta Ubay.
Ubay sempat menghindar, namun Aqia tidak.
Sopir mobil yang berniat memundurkannya diduga panik hingga salah memasukkan gigi hingga membuat kaki Aqia semakin tergencet.
“Aqia dan Ubay yang sedang ambil koper di bagasi, ditabrak dari belakang dan menjadikan keduanya tergencet antara mobil. Ubay bisa lepas ke samping. Aqia tidak. Sudah teriak kesakitan, sopir mobil yang tampaknya merasa sudah masuk gigi R, memajukan lagi mobilnya, membuat Aqia semakin tergencet,” tulis Fiersa Besari.
Sopir pun keluar dari mobil dan ternyata seorang lansia.
Fiersa Besari emosi pun semakin marah ketika si sopir terkesan meremehkan sakit di kaki Aqia yang tergencet.
Lansia diduga berusia sekitar 60-70 tahunan ini mengatakan kalau kaki Aqia paling hanya keseleo.
Bahkan ia menawarkan uang Rp 200 ribu sebagai bentuk damai.
Aksi sopir lansia ini membuat emosi Fiersa Besari semakin meledak.
“Ketika sopir keluar, ternyata bapak-bapakyang usianya sekitar 60-70 tahunan (kurang layak berkendara). Reaksi pertama saya adalah marah besar. Tapi lebih marah lagi ketika bapak ini meremehkan kondisi dengan bilang, paling keseleo. Terus mau kasih 200rb untuk damai. Meledaklah saya,” lanjutnya.
Sopir mengaku kalau ia tidak punya uang.
Bahkan mobil yang dibawanya ternyata punya orang lain.
Aqia pun dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
“Alhamdulillah, hasil rotgen menunjukkan tidak ada retak/patah tulang. Jadi tidak perlu rawat inap atau operasi. Hanya beberapa hari ke depan kemungkinan akan terjadi pembengkakan akibat trauma pada otot,” jelas Fiersa Besari.
Fiersa Besari yang tak terima dengan kejadian yang menimpa istrinya ini pun melapor ke kantor polisi terdekat.
“Bagi saya bukan soal uang, ini soal konsekuensi ketika berbuat kesalahan. Di satu sisi, bapak ini sudah sepuh. Di sisi lain, justru karena dia sudah sepuh, jangan sampai ada korban lain akibat kelalaiannya,” imbuh Fiersa Besari.
Terkait laporan terhadap sopir, Fiersa Besari memilih untuk tak memperpanjangnya.
Hal ini lantaran prosesnya akan memakan waktu cukup panjang.
Sopir yang menabrak istrinya itu pun hanya dikenai sanksi tilang dan penahanan STNK saja.
Meski tak memproses lebih lanjut kasus ini, Fiersa menegaskan enggan memaafkan pelaku yang menyebabkan istrinya terluka dan liburan keluarganya harus batal.
“Laporan memang sudah dicabut. Tapi, untuk memaafkan, nggak dulu ya,” tutup Fiersa Besari.
(TribunTrends/Ninda)
Jangan lewatkan berita-berita tak kalah menarik lainnya di Google News, Threads, dan Facebook







