Saya jadi ingat ketika dulu masih bekerja kantoran, dimana menjelang Hari Raya Idul Fitri biasanya sudah disibukkan oleh tugas menghitung gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) para karyawan. Biasanya 2 minggu sebelum Idul Fitri, THR dibagikan lalu jika Hari Raya Idul Fitri jatuh pada akhir bulan maka biasanya gaji juga akan dibayarkan sebelum libur cuti bersama.
Nah, bagi sebagian karyawan yang punya agenda khusus untuk acara keluarga seperti mudik, maka THR dan gaji sangat berarti bagi mereka. Apalagi jika gajian dibayarkan hampir bersamaan dengan THR, wah pasti karyawan senangnya dobel deh.
Namun tahukah kamu, bahwa THR dan gaji yang dibayarkan bersamaan itu terkadang membuat dompet karyawan jadi boncos setelah hari raya usai. Meskipun tidak semua karyawan yang merasakan demikian. Biasanya sih karyawan yang tidak pandai mengelola keuangan pribadi yang akan mengeluh tidak punya uang ketika masuk kerja setelah cuti bersama kurang lebih 5 hari.
Nah, sama halnya dengan momen tahun baru dimana ada sebagian orang yang terbiasa merayakan tahun baru dengan melakukan kegiatan seperti staycation, liburan ke tempat wisata, melakukan barbeque bersama keluarga serta kegiatan lainnya di malam pergantian tahun.
Yang menjadi pembeda antara Hari Raya Idul Fitri dan Tahun Baru adalah, karyawan tidak mendapat THR ketika tahun baru. Paling banter dapat bonus atau insentif tahunan yang biasanya diberi di akhir tahun. Itupun nominalnya tergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan. Bahkan bukan tidak mugkin perusahaan tidak memberi bonus sama sekali dikarenakan omzet perusahaan sedang lesu misalnya.
Dalam artikel ini yang ingin saya bahas adalah jangan sampai pengeluaran dalam rangka menyambut tahun baru 2026 menganggu stabilitas keuanganmu sehingga ketika bulan Januari 2026 belum selesai namun gajimu sudah habis duluan. Pusing gak tuh!
Saya masih ingat pernah punya teman yang setiap tahun baru suka mengadakan acara bakar-bakar ikan di rumahnya bersama seluruh anggota keluarga. Namun yang memprihatinkan adalah seluruh biaya operasional menyambut malam tahun baru itu dari dompet teman saya donk tanpa terkecuali, sehingga ketika masuk kerja di hari kedua tahun baru, dia selalu mengeluh kepada saya karena uang gajinya sudah habis.
Padahal itukan salahnya dia, kenapa juga mau menanggung semua pengeluaran untuk membeli bahan makanan, minuman dan segala printilan lain.
Dari kisah teman saya, ada hikmah yang bisa kita petik agar jangan sampai gaji cepat habis di awal Januari demi merayakan malam pergantian tahun. Berikut tips sederhana dari saya agar gaji tak numpang lewat ketika tahun baru tiba:
1. Jangan Gengsi
Ketika seluruh keluarga besar berkumpul untuk merayakan malam pergantian tahun dan rutin mengadakan acara yang memang membutuhkan biaya, maka coba diskusikan dengan anggota keluarga yang lain dengan memberikan usul agar masing-masing anggota keluarga bisa urunan untuk membeli perlengkapan serta bahan makanan minuman untuk menyambut malam tahun baru.
Yang terjadi pada teman saya mungkin dia gengsi karena di keluarga besar dirinya dianggap yang paling mampu karena bekerja sebagai karyawan kantoran. Namun jika paling mampu, kenapa juga mengeluh gajinya habis setiap tahun baru tiba?
Tidak perlu gengsi ketika kamu memberikan usul kepada seluruh anggota keluarga untuk urunan biaya mengadakan acara di malam tahun baru. Budget kumpul keluarga besar bisa menyesuaikan dengan jumlah urunan yang terkumpul. Bukankah yang utama dan bermakna adalah momen kebersamaan dengan keluarga besar, dan bukan seberapa banyak makanan, minuman serta camilan yang dihidangkan.
2. Menabung Jauh-jauh Hari Untuk Merayakan Tahun Baru
Kalau kamu memang tulang punggung keluarga dan tradisi merayakan tahun baru itu wajib adanya, maka mulailah untuk menabung jauh-jauh hari. Kamu bisa mulai berhitung berapa rupiah biaya yang dikeluarkan ketika merayakan malam tahun baru bersama keluarga besar.
Minta pengertian pasanganmu (suami/istri) ketika hendak menabung untuk merayakan tahun baru bersama anggota keluarga besar. Sebab terkadang biaya untuk merayakan malam pergantian tahun itu cukup banyak juga lho.
Kalau bisa buat tabungan rencana yang tidak bisa diambil dalam jangka waktu setahun misalnya, sehingga ketika akhir tahun tiba bisa kamu cairkan untuk merayakan tahun baru bersama keluarga besar.
3. Buat List Belanjaan Untuk Acara di Malam Pergantian Tahun
List belanjaan untuk merayakan tahun baru bersama keluarga besar biasanya kurang lebih sama dari tahun ke tahun. Sebut saja beli bahan makanan, minuman, bumbu masak, terompet, kembang api, snack dan beberapa printilan yang mungkin kamu lebih tahu.
Buatlah list belanjaan terlebih dahulu untuk kemudian bisa kamu belikan di minimarket atau supermarket terdekat. Kalau perlu carilah harga promo untuk bahan makanan, minuman serta bumbu-bumbu yang akan dibeli.
Saran saya, jangan belanja mendekati malam pergantian tahun karena pasti ramai sekali. Contoh saja saya pernah berbelanja di tanggal 31 Desember (tahunnya lupa) di Superindo dekat rumah dan antriannya Masha Allah sekali. Kurang lebih 45 menit saya berhasil maju ke meja kasir untuk membayar belanjaan saya padahal yang dibeli adalah kebutuhan bulanan, bukan beli bahan makanan untuk barbeque di rumah.
Seperti yang kita ketahui, di beberapa supermarket akan memberi promo harga besar-besaran untuk beberapa item bahan makanan seperti ikan, ayam, daging, sosis dan beberapa bahan makanan lain yang biasanya dikonsumsi untuk merayakan malam pergantian tahun.
Atau kamu juga bisa mendatangi toko frozen food untuk membeli daging slice yang akan dimasak barbeque di rumah. Sekarang ini cukup banyak toko frozen food di sekitar lingkungan kita. Bahkan di dekat lingkungan tempat tinggal saya, ada sekitar 4 sampai 5 toko frozen food yang ramai dikunjungi oleh warga.
Jangan lupa list belanjaan tersebut disimpan di notepad handphone atau dimana saja yang bisa kamu ingat. Hal ini dikarenakan dari tahun ke tahun, jika ingin merayakan tahun baru dengan barbeque-an di rumah, biasanya list yang dibeli ya kurang lebih sama. Yang tidak sama paling hanya harga-harga yang mungkin naik di tahun berikutnya.
Penutup
Setiap orang maupun sebuah keluarga punya caranya masing-masing merayakan malam pergantian tahun. Yang terpenting jangan sampai kondisi finansialmu terganggu dengan perayaan tahun baru. Sebab masih ada 30 hari ke depan yang harus kamu jalani setelah merayakan tahun baru. Jika tidak ada uang lalu bagaimana kamu bisa melalui hari? Meskipun banyak cara sih misalnya pinjam uang ke teman, tapi kan itu berarti kondisi finansialmu tidak sehat.
Bismillah tahun 2026 akan lebih membawa kebahagiaan dan keberuntungan bagi kita semua. Aamiin.
Semoga bermanfaat.







