Renungan Harian Kristen: Yesaya 60:7, Hidupkan Ibadah di Rumah Tuhan

https://mediahariini.comRenungan keluarga Kristen harian pada hari Sabtu, 13 Desember 2025.

Pembacaan kitab suci tercantum dalam Yesaya 60:7.

Tema refleksi adalah Memperkaya Ibadah di Gereja Tuhan.

Khotbah:

Janji Tuhan mengenai pemulihan umat Israel dan Yehuda sangat sempurna. Dan, janji Tuhan akan dipenuhi-Nya sesuai dengan cara, waktu, dan keinginan-Nya yang agung serta mulia.

Ia menjanjikan pemulihan, bantuan, berkah, serta kasih karunia yang melimpah.

Yang lebih luar biasa lagi adalah janji mengenai kedatangan Sang Imanuel, Sang Tuhan yang adil dan mulia. Oleh karena itu, mereka diberkati di bumi dan menikmati keselamatan serta perdamaian abadi.

Berkat fisik dan berkat spiritual, melimpah kepada mereka, setelah mereka bertobat dan hidup setia kepada Tuhan.

Bangsa Israel akan mendapatkan berkat Abraham secara penuh. Mereka tidak hanya menerima berkat dari keturunan Abraham melalui leluhur mereka Ishak dan Yakub (Israel) atau keturunan Sara, tetapi juga berkat dari anak-anak keturunan dua istri Abraham yang lain. Yaitu Hagar dan Ketura.

Di ayat 6 disebutkan bahwa unta-unta dari Midian dan Efa, serta emas, kemenyan, dan mur dari Syeba. Midian adalah putra Ketura, dan Efa adalah putranya sendiri.

Sementara itu, Syeba merupakan keturunan Ketura melalui anaknya Yoksan. Ini menggambarkan kekayaan keturunan Abraham dari isterinya Ketura yang diturunkan kepada mereka.

Karena keturunan Ketura, dikenal kaya akan unta-unta, serta emas kemenyan dan mur.

Ini mengingatkan kita pada kisah ratu dari daerah selatan, atau ratu Saba.

Hal itu terjadi dalam kisah mengenai Raja Salomo, raja yang terkenal bijaksana. Bahwa ratu tersebut datang dari sebuah negeri yang jauh untuk mengetahui, melihat, dan mendengar langsung kebijaksanaan dari Salomo.

Ia membuktikan semua kisah mengenai kebijaksanaan Salomo, bahkan melebihinya.

Saat bertemu dengan Salomo, dia memberikan persembahan yang sangat banyak, besar, dan bernilai tinggi. Mulai dari rempah-rempah, emas, kemenyan, hingga mur. Hal ini menunjukkan bahwa negeri mereka kaya raya.

Karena mereka juga merupakan keturunan Abraham.

Hal yang serupa juga terjadi pada keturunan Abraham dari isterinya Hagar dan putranya Ismael. Mereka juga memiliki kekayaan. Kekayaan mereka terletak pada jumlah ternak yang besar.

Melalui anak-anak Ismael, yaitu Kedar yang memiliki banyak kambing domba serta Nebayot, mereka berdua memiliki kekayaan yang besar dari ternak domba yang dimilikinya.

Karena sebagai keturunan Abraham, baik dari istri ketiganya Ketura maupun Hagar, semuanya menerima berkat fisik dari Tuhan, meskipun tidak sebanding dengan berkat yang diperoleh melalui keturunan Sara dan putranya Ishak, sebagai anak perjanjian.

Kekayaan yang diberikan oleh Abraham secara keseluruhan, disalurkan oleh Tuhan kepada Israel dan Yehuda. Segala sesuatu itu dikumpulkan oleh Tuhan bagi umat perjanjian, yang dicintai dan menjadi biji mata-Nya.

Semua hal tersebut juga disiapkan guna keperluan persembahan dalam ibadah-ibadah kepada Tuhan.

Sehingga kehidupan ibadah di rumah Tuhan, akan kembali berlangsung seperti ketika mereka hidup setia dan taat beribadah kepada Tuhan.

Sungguh, berkat yang melimpah dari Tuhan membuat mereka diajarkan dan belajar kembali untuk hidup beribadah kepada Tuhan. Mereka menjalin perdamaian dengan Tuhan sehingga diberkati oleh Allah dengan kelimpahan.

Oleh karena itu, seiring dengan aliran berkat yang melimpah dari keturunan Abraham dan berbagai bangsa kepada mereka, mereka harus lebih setia dalam beribadah kepada Tuhan. Berkat bukanlah tujuan utama mereka.

Namun, hal itu merupakan bukti kasih Tuhan yang seharusnya diucapkan syukur melalui kehidupan beribadah, kesetiaan, dan ketaatan dalam menjalankan segala firman-Nya. Sehingga tercipta kegembiraan yang penuh dalam pertemuan ibadah di rumah Tuhan.

Di sana, nama Tuhan disembah, dipuji, dimuliakan, dan diagungkan selamanya. Karena itulah yang pantas diberikan kepada-Nya, sebagai satu-satunya Tuhan Allah yang benar.

Berikut adalah pernyataan Tuhan pada hari ini.

“Semua kambing domba Kedar akan berkumpul kepadamu, domba-domba jantan Nebayot akan tersedia untuk persembahanmu; semuanya akan dikorbankan di atas mezbah-Ku sebagai persembahan yang berkenan kepada-Ku, dan Aku akan memperindah rumah kemuliaan-Ku.” (ayat 7)

Sahabat Yesus, berkat yang melimpah dari Tuhan juga dialirkan-Nya kepada kita. Jika kita sehat, masih bisa bernapas, masih diberi kesempatan untuk hidup bersama saudara dan keluarga di sekitar kita, itu merupakan tanda kasih Allah yang tak pernah berakhir bagi kita.

Maka bersyukurlah dengan tekun beribadah. Perkayalah ibadah di rumah Tuhan agar semakin banyak jiwa yang mendapatkan berkat dan keselamatan.

Sebagai bangsa Israel yang saat ini menjadi umat terpilih dan dicintai Tuhan, kita akan terus dijaga serta dikaruniai-Nya melebihi apa yang kita bayangkan. Karena Dia memahami apa yang terbaik bagi kita.

Awalnya, kita harus terus hidup dengan takut kepada-Nya, mencari Dia, dan rajin serta tekun beribadah kepada-Nya. Yesus Kristus pasti akan memberkati kita bersama keluarga, selamanya. Amin.

Doa: Tuhan Yesus, terima kasih atas berbagai karunia yang tak pernah habis. Ajarkan kami untuk bersyukur melalui kehidupan yang rajin dan tekun dalam beribadah, setia serta patuh kepada Tuhan. Gunakanlah kami sesuai dengan keinginan-Nya. Amin.

Sumber: dodokugmim.com


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *