Isi Artikel
JAKARTA – Malam pergantian tahun identik dengan kegiatan bakar-bakar atau BBQ bersama keluarga dan sahabat. Namun, masalah klasik yang sering ditemui adalah sulitnya menyalakan arang. Tak sedikit orang yang mengambil jalan pintas dengan menggunakan bensin atau minyak tanah.
Padahal, menyalakan arang dengan Bahan Bakar Minyak (BBM) sangat tidak disarankan karena dapat meninggalkan bau menyengat pada daging dan berbahaya bagi kesehatan jika residu kimianya tertelan.
Agar rasa masakan Anda tetap autentik dan lezat, berikut adalah panduan praktis cara menyalakan arang tanpa BBM yang telah dirangkum oleh tim redaksi.
Mengapa Harus Menghindari BBM untuk BBQ?
Menggunakan bensin atau minyak tanah memang mempercepat api menyala, namun memiliki beberapa risiko:
-
Aroma Mengganggu: Bau bahan kimia akan meresap ke dalam daging.
-
Risiko Kesehatan: Residu pembakaran BBM bersifat karsinogenik.
-
Api Tidak Stabil: Api dari BBM cenderung berkobar besar di awal lalu cepat padam sebelum arang benar-benar menjadi bara.
Cara Menyalakan Arang dengan Bahan Alami
1. Menggunakan Minyak Goreng Bekas dan Tisu
Ini adalah metode paling populer dan termudah karena bahannya pasti ada di dapur Anda.
-
Cara: Ambil beberapa lembar tisu dapur, gulung menyerupai sumbu atau bola. Celupkan ke dalam minyak goreng bekas (jelantah).
-
Langkah: Letakkan tisu tersebut di tengah tumpukan arang, lalu nyalakan dengan korek api. Minyak goreng akan berfungsi sebagai bahan bakar yang tahan lama untuk memancing arang menjadi bara.
2. Teknik “Gunung Berapi” dengan Kertas Koran
Jangan menumpuk arang secara datar. Gunakan teknik aerasi untuk mempercepat pembakaran.
-
Langkah: Bentuk kertas koran menjadi silinder atau bola-bola kecil di tengah panggangan. Tumpuk arang di sekelilingnya hingga menyerupai kerucut atau gunung berapi dengan lubang di tengah sebagai cerobong asap. Cahaya api dari kertas akan memanaskan arang di sekitarnya secara merata.
3. Memanfaatkan Cangkang Telur atau Kulit Kemiri
Cangkang telur kering atau kulit kemiri mengandung minyak alami yang sangat baik untuk memicu api.
-
Langkah: Letakkan kulit kemiri di sela-sela arang. Bakar sedikit bagian kemiri, dan minyak alaminya akan menjaga api tetap menyala cukup lama hingga arang mulai memerah.
4. Menggunakan Charcoal Chimney Starter
Jika Anda sering melakukan BBQ, alat ini adalah investasi terbaik. Berbentuk seperti teko besar tanpa alas dengan lubang udara di samping.
-
Langkah: Masukkan kertas di bagian bawah dan arang di bagian atas alat ini. Nyalakan kertas, dan dalam 15-20 menit, seluruh arang akan menjadi bara merah secara sempurna tanpa perlu dikipas secara berlebihan.
5. Margarin atau Mentega
Sama seperti minyak goreng, margarin adalah lemak yang bisa menjaga api tetap stabil.
-
Langkah: Oleskan margarin pada selembar kardus kecil atau tisu, lalu selipkan di bawah tumpukan arang. Aroma yang dihasilkan pun jauh lebih harum dibanding bau bensin yang tajam.
Tips Rahasia: Kapan Arang Siap Digunakan?
Banyak orang terburu-buru memanggang daging saat api masih menyala tinggi. Ini salah besar. Daging akan gosong di luar tapi mentah di dalam.
Tunggu hingga arang berubah menjadi abu berwarna putih keabu-abuan. Artinya, arang sudah menjadi bara yang stabil dengan panas yang merata. Inilah saat terbaik untuk mulai memanggang.
Menyalakan arang memang butuh kesabaran, namun dengan metode tanpa BBM di atas, hidangan BBQ Anda akan lebih higienis, harum, dan nikmat. Selamat mencoba dan selamat merayakan malam tahun baru!
***







