Ringkasan Berita:
- Timnas Benin datang dengan moral tinggi usai kemenangan 1-0 pertama sepanjang sejarah AFCON melawan Botswana (gol Yohan Roche)
- Performa Timnas Senegal (4 poin dari 2 laga) stabil dengan 6 menang, 1 imbang, 1 kalah dari 8 laga terakhir (26 gol dicetak, 5 kebobolan)
Timnas Senegal akan menghadapi Timnas Benin, pada Rabu (31/12/2025), laga terakhir Grup D Piala Afrika 2025, di Stadion Ibn Batouta, Tangier.
Berikut prediksi skor kedua tim, mereka masih sama-sama berpeluang lolos ke babak gugur Piala Afrika 2025, kick off 02.00 WIB.
Timnas Benin datang dengan semangat setelah meraih kemenangan bersejarah, skor 1–0 atas Botswana.
Menjadi kemenangan pertama mereka di ajang AFCON sepanjang sejarah. Tim berjuluk Cheetahs memastikan peluang lolos.
Setelah bermain imbang 1-1 melawan DR Congo pada laga sebelumnya. Kampanye Timnas Benin di AFCON kali ini, ditandai dengan pencapaian bersejarah.
Sebelum turnamen ini, Timnas Benin belum pernah menang di putaran final AFCON sejak debut pada 2004.
Hanya menelan kekalahan dan hasil imbang hingga gol penentu Yohan Roche pada 27 Desember melawan Botswana.
Hasil itu datang setelah kekalahan tipis 0–1 dari DR Congo di laga pembuka Grup D, ketika gol cepat Theo Bongonda, membuat Benin tertekan sebelum kembali membuka harapan lolos.
Pelatih kepala Gernot Rohr, mengambil pelajaran dari ketangguhan dan organisasi timnya di Maroko.
Dengan disiplin taktik, menjadi kunci menghadapi pengalaman superior Senegal di AFCON.
Performa terbaru Benin, menunjukkan tim mulai menemukan ritme, dengan tiga kemenangan dan tiga kekalahan dari enam laga terakhir di berbagai ajang.
Mencetak 6 gol dan kebobolan 8. Secara historis, Benin kesulitan menghadapi Timnas Senegal.
Hanya sekali menang pada 1961, disertai dua hasil imbang dan tujuh kekalahan. Timnas Senegal memasuki laga terakhir grup dengan 4 poin dari 2 pertandingan.
Berada di posisi bagus untuk lolos ke babak 16 besar AFCON. Juara 2021 ini membuka turnamen dengan kemenangan meyakinkan 3–0 atas Botswana.
Di mana Nicolas Jackson mencetak dua gol. Mereka kemudian bermain imbang 1–1 melawan DR Congo.
Sadio Man3 mencetak gol penyeimbang setelah sempat tertinggal lebih dulu. Penampilan tersebut menegaskan keseimbangan Timnas Senegal.
Antara kualitas serangan, ketangguhan pertahanan, dan ketenangan di bawah tekanan.
Dengan skuad berisi Mane, Edouard Mendy, Kalidou Koulibaly, dan Idrissa Gueye, Senegal tetap menjadi kandidat utama mengangkat trofi.
Pelatih kepala Pape Thiaw, menargetkan hasil positif melawan Benin mengamankan posisi puncak Grup D.
Membangun momentum menuju fase gugur. Senegal hanya kalah sekali dari 8 laga terakhir, mencatat 6 kemenangan dan 1 imbang, dengan torehan 26 gol dan hanya kebobolan 5.
Benin akan turun dengan skuad yang relatif lengkap, meski kehilangan Andreas Hountondji karena cedera paha.
Namun tetap diperkuat Marcel Dandjinou, Olaitan Junior, Tidjani Mohamed, dan Steve Mounie.
Senegal memiliki kekhawatiran terkait pemulihan cedera pergelangan kaki Ismaila Sarr.
Tetapi Thiaw tetap mengandalkan pemain inti seperti Mendy, Koulibaly, Jackson, Mane, serta duet Gueye di lini tengah.
Prediksi Skor:
Mengutip scores24.live, diprediksi akan dimenangkan Timnas Senegal dengan skor 2-0.
Skuad Atlas Lions unggul dalam kualitas skuad, rekor h2h, serta konsistensi performa.
Sementara Timnas Benin masih minim pengalaman di AFCON, meski baru mencatat kemenangan bersejarah.
Timnas Benin dalam 6 laga terakhir 3 menang, 3 kalah.
Produktivitas 6 gol, kebobolan 8. Momentum positif kemenangan pertama di AFCON sepanjang sejarah.
Namun, minim pengalaman di turnamen besar dan rekor buruk melawan Senegal.
Sedangkan Timnas Senegal dalam 8 laga terakhir 6 menang, 1 imbang, 1 kalah.
Memiliki produktivitas 26 gol, kebobolan hanya 5.
Stabil dengan pemain bintang seperti Sadio Mane, Nicolas Jackson, Edouard Mendy, Kalidou Koulibaly, dan Idrissa Gueye.







