Kriya Nusa Kaltara 2025 dimulai, Wali Kota Tarakan harap UMKM naik kelas

Ringkasan Berita:

  • Wali Kota Tarakan dr Khairul bersama Wakil Wali Kota Ibnu Saud membuka pameran Kriya Nusa Kaltara.
  • Tujuan Kriya Nusa Kaltara yakni mendorong inovasi, kreativitas, kolaborasi UMKM, serta peningkatan penjualan produk lokal Tarakan dan Kaltara hingga level nasional dan internasional.
  • Kriya Nusa Kaltara menampilkan karya batik, desain, kuliner UMKM, hingga partisipasi generasi muda; juga tersedia stan layanan publik dan hiburan akhir tahun.

 

Bacaan Lainnya

, TARAKAN –Wali Kota Tarakan, dr Khairul, bersama Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud, hadir dan membuka langsung pameran bertajuk Kriya Nusa Kaltara 2025, pada Minggu (28/12/2025). .

Acara tersebut dipusatkan di Tarakan Art & Convention Centre (TACC), Kampung Empat, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara ( Kaltara ).

Turut hadir juga isteri Wali Kota Tarakan, Sitti Rujiah Khairul,  juga selaku Ketua Dekranasda Kota Tarakan, dan isteri Wakil Wali Kota Tarakan, Jumiati Ibnu Saud, yang juga Wakil Ketua Dekranasda Kota Tarakan.

Kemudian perwakilan KPw BI Kaltara, Kepala Kantor  Bankaltimtara Cabang Tarakan, dan perwakilan Forkopimda turut hadir.

Wali Kota Tarakan, Khairul, mengapresiasi dan berikan penghargaan kepada Dinas Kebudayaan,  Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Tarakan atas kegiatan yang diselenggarakan.

“Juga  bersama Dekranasda Kota Tarakan yang sudah menginisiasi kegiatan hari ini.

Tentu kepada seluruh peserta mulai dari UMKM dan para pengrajin dan desainer semua terlibat dalam kegiatan ini apresiasi setinggi-tingginya karena mereka terus berkarya, berinovasi dan menuju kemajuan Kota Tarakan dan Kaltara secara umumnya,” papar Wali Kota Tarakan.

     

Lebih lanjut ia berharap dari kegiatan yang digelar bisa meningkatkan inovasi, kreativitas dan saling berkolaborasi antarsesama UMKM yang ada.

“Termasuk harapan kami nanti akan meningkatkan penjualan, tidak hanya Kota Tarakan tapi keluar Kaltara baik nasional dan internasional,” papar Khairul.

Diharapkan kegiatan ini ini kontinyu atau berkelanjutan dan bisa selalu dilaksanakan agar UMKM yang ada saat ini bisa naik kelas.

Dari mikro ke kecil, kecil ke menengah dan harapannya, lanjut Khairul, bisa berkembang sampai besar.

“Tentu kalau ini kita lakukan kita dorong ya kita imbau juga lebih banyak gunakan produk dalam negeri.

Produk lokal Tarakan dan Kaltara keseluruhan,” papar Khairul.

Hari ini sangat variatif yang ditampilkan.

Utamanya dari sisi pembatik, kreativitas mereka tak diragukan lagi dalam membuat karya, termasuk membuat motif baru. Lalu dari sisi desain juga sangat banyak inovasi ditampilkan.

Kemudian dari sisi UMKM kuliner lanjutnya cukup banyak yang ditampilkan lewat karya sendiri.

Bahkan lanjutnya ada juga anak-anak masih bersekolah di SMA namun punya kemampuan berusaha membaca pasar.

“Mereka mulai berpikir berusaha, saya kira ini adalah awal bagus untuk generasi mudah,” ungkapnya.

Ia melanjutkan lagi berbicara target, ia tak menargetkan berapa banyak pengunjung dan omzet perputaran namun ia berharap sebanyak-banyaknya hadir lalu juga membeli atau memborong semua produk yang dipamerkan.

“Kita sampaikan ke masyarakat silakan datang berkunjung lihat pameran sekaligus ada hiburan juga kalau malam ada kegiatan hiburannya sambil kunjungi stan pameran di sini sampai akhir Tahun 2025,” ungkapnya.

Sehingga lanjutnya masyarakat yang ingin menghabiskan liburan akhir tahunnya bisa mencoba menyicipi kuliner UMKM dan memborong desain produk batik yang ditampilkan.

Selain itu juga masih ada stan disiapkan dari berbagai instansi untuk pelayanan publik seperti BPKPAD siap siaga dengan petugasnya jika ada masyarakat yang ingin bertanya atau kesulitan membayar PBB secara digital.

Stan lainnya dari Disdukcapil Tarakan juga menyiapkan layanan yang sama. 

“Saya kira yang tidak berlibur keluar daerah, yah berliburlah di sini.

Kita ada hiburan juga di sini, daripada keluyuran, bagus datang ke sini, sambil lihat-lihat siapa tahu terlintas ide mau juga jadi startup baru untuk UMKM,” pungkasnya.

 (*)

Penulis: Andi Pausiah

 

Baca Berita Terkini Tribun Kaltara di Google News

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *