Wamenpar: Jumlah Wisatawan Asing ke Bali Mulai Naik Saat Natal dan Tahun Baru 2026

Peningkatan Kunjungan Wisatawan ke Bali Dikatakan Mulai Terjadi

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, memberikan pernyataan terkait keluhan yang disampaikan oleh para pekerja pariwisata mengenai sepinya kunjungan wisatawan ke Bali. Ia menyoroti data penumpang internasional yang masuk melalui Bandara Ngurah Rai Bali pada Sabtu, 20 Desember 2025.

Dari data tersebut, terlihat bahwa jumlah kunjungan wisatawan mengalami fluktuasi sejak 1 Desember 2025. Berikut rincian perkembangan jumlah kunjungan wisatawan asing dan domestik dalam seminggu terakhir:

Bacaan Lainnya
  • Pada 14 Desember 2025, jumlah kunjungan wisatawan asing mencapai 40.979 dengan pertumbuhan sebesar 8,18 persen. Sementara itu, wisatawan domestik mencapai 27.205 dengan pertumbuhan -5,71 persen.
  • Pada 15 Desember 2025, jumlah kunjungan wisatawan asing meningkat menjadi 41.022 dengan pertumbuhan sebesar 0,55 persen. Namun, wisatawan domestik mengalami penurunan menjadi 26.199 dengan pertumbuhan -17,86 persen.
  • Pada 16 Desember 2025, jumlah kunjungan wisatawan asing turun menjadi 37.023 dengan pertumbuhan -6,35 persen. Sementara itu, wisatawan domestik turun menjadi 21.625 dengan pertumbuhan -19,25 persen.
  • Pada 17 Desember 2025, jumlah kunjungan wisatawan asing kembali naik menjadi 39.803 dengan pertumbuhan sebesar 9,16 persen. Wisatawan domestik juga mengalami peningkatan ke angka 24.498 dengan pertumbuhan -2,47 persen.
  • Pada 18 Desember 2025, jumlah kunjungan wisatawan asing turun menjadi 37.463 dengan pertumbuhan -4,94 persen. Wisatawan domestik turun menjadi 23.812 dengan pertumbuhan -14,52 persen.
  • Pada 19 Desember 2025, jumlah kunjungan wisatawan asing kembali naik menjadi 41.300 dengan pertumbuhan sebesar 6,02 persen. Sementara itu, wisatawan domestik meningkat menjadi 27.911 dengan pertumbuhan -1,26 persen.

Ni Luh Puspa menyampaikan bahwa laporan harian dari Bandara Ngurah Rai menunjukkan bahwa jumlah wisatawan asing mulai meningkat. Menurut ketua Badan Tabiat Bali (BTB), peningkatan ini biasanya akan terjadi mulai tanggal 22 Desember 2025 ke atas. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan ini.

Sebelumnya, Ketua Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung, I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya, menyampaikan bahwa turis sudah mulai masuk ke Bali saat ini. Ia menjelaskan bahwa Bali sedang bangkit untuk periode Natal hingga tanggal 27 Desember 2025. Periode Tahun Baru akan dimulai dari tanggal 27 hingga 5 Januari 2026, dengan tingkat hunian hotel dan booking yang cukup signifikan.

Rai Suryawijaya juga menjelaskan alasan mengapa banyak wisatawan datang secara last minute atau mendekati perayaan Natal dan Tahun Baru. Menurutnya, karakteristik wisatawan saat ini cenderung melakukan konfirmasi melalui online travel agent (OTA). Hingga 70 persen bisnis pariwisata menggunakan OTA untuk memesan akomodasi seperti hotel atau villa.

Selain itu, ia menyoroti beberapa isu yang memengaruhi minat wisatawan, termasuk berita-berita negatif tentang Bali, terutama isu lingkungan, sampah, serta kemacetan dan infrastruktur yang terjadi.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *