– 5 Golongan yang Diyakini Jasadnya Tidak Hancur Ditelan Bumi dalam Islam. Secara alamiah, jasad manusia yang sudah dimakamkan akan mengalami proses pembusukan karena faktor biologis dan kimiawi di dalam tanah. Namun, dalam tradisi keilmuan Islam, dikenal keyakinan bahwa ada sejumlah hamba Allah jasadnya tetap utuh, meski telah lama dimakamkan.
Penjelasan ini di antaranya disampaikan Syekh Abu Bakar bin Muhammad Syatha Ad-Dimyathi dalam kitab I‘anatut Thalibin. Di sana disebutkan, ada lima golongan istimewa jasadnya tak akan rusak ditelan bumi.
Penjelasan dari Syair Ulama
Syekh Abu Bakar Syatha mengutip sebuah syair yang menyebutkan:
“Bumi tidak akan memakan jasad para nabi, para ulama, para syuhada, pembaca Alquran, serta muazin yang mengumandangkan azan karena Allah.”
Dalam riwayat lain, kandungan maknanya sama, hanya berbeda susunan kalimatnya: bumi enggan merusak jasad nabi, ulama, orang yang mati syahid, pembaca Alquran, dan muazin yang berseru ikhlas tanpa mencari imbalan.
Lantas, siapa saja lima golongan tersebut?
- Jasad Para Nabi
Nabi adalah hamba Allah yang menerima wahyu untuk dirinya sendiri, sedangkan rasul menerima wahyu dan wajib menyampaikannya kepada umat. Karena itu, setiap rasul adalah nabi, tetapi tidak semua nabi adalah rasul.
Umat Islam meyakini para nabi, mulai dari Nabi Adam hingga Nabi Muhammad mendapatkan kemuliaan khusus, termasuk diyakini jasadnya tidak hancur oleh tanah.
- Jasad Orang yang Mati Syahid
Syuhada adalah mereka yang wafat dalam perjuangan membela agama Allah. Banyak sahabat nabi yang gugur di berbagai pertempuran, seperti Perang Badar dan Perang Uhud.
Dalam tradisi keislaman, para syuhada diyakini memperoleh kedudukan mulia, salah satunya jasad mereka tetap utuh sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan yang dilakukan.
- Jasad Para Ulama
Ulama bukan sekadar orang berilmu, namun juga yang mengamalkan serta mengajarkannya kepada umat. Ilmu yang bermanfaat menjadikan mereka memiliki kedudukan istimewa. Sebagai bentuk penghargaan atas ilmu dan amal saleh, ulama termasuk golongan yang diyakini jasadnya tidak dimakan bumi.
- Jasad Pembaca dan Pengamal Alquran
Mereka yang senantiasa membaca Alquran, mempelajari, dan mengamalkan isinya memiliki kemuliaan besar di sisi Allah. Sebagai balasan atas kecintaan dan penjagaan mereka terhadap Alquran, jasadnya diyakini tetap terjaga di dalam kubur.
- Jasad Para Muazin
Muazin adalah orang yang mengumandangkan azan dengan niat tulus karena Allah. Melalui azan, mereka mengingatkan umat Islam tentang datangnya waktu salat. Keikhlasan itu membuat muazin mendapatkan keutamaan, termasuk keyakinan jasad mereka tak akan hancur ditelan bumi.
Makna Spiritual di Balik Keyakinan Ini
Perlu dipahami, pembahasan ini bersumber dari tradisi keilmuan dan riwayat keagamaan — bukan kajian biologis atau ilmiah tentang jasad manusia. Pesan utamanya adalah dorongan moral: mengajak umat Islam memperbanyak ibadah, mencintai Alquran, dan beramal dengan ikhlas.
Dari lima golongan tersebut, paling mungkin diraih oleh siapa pun adalah menjadi pembaca dan pengamal Alquran. Karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk membiasakan diri membaca, memahami, dan menerapkan kandungan Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
Wallahu a’lam. ***
