Ringkasan Berita:
- Wisata Kaltim timpang: Rata-rata lebih dari 1,3 juta perjalanan wisnus per bulan pada Januari–Mei 2025, namun kunjungan masih menumpuk di Samarinda, Kukar, dan Balikpapan.
- Mahulu paling sepi: Kabupaten Mahakam Ulu konsisten jadi daerah dengan perjalanan wisnus terendah, bahkan sempat hanya sekitar 4 ribu perjalanan dalam sebulan.
- Potensi belum tergarap: Berau, Kutai Barat, hingga Paser masih tertinggal meski punya daya tarik alam dan budaya, mengungkap tantangan pemerataan pariwisata Kaltim.
– Kesenjangan pariwisata di Kalimantan Timur kian terlihat dari data perjalanan wisatawan Nusantara (wisnus) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).
Meski rata-rata kunjungan mencapai lebih dari 1,3 juta perjalanan per bulan sepanjang Januari–Mei 2025, distribusinya masih terkonsentrasi di wilayah perkotaan.
Samarinda, Kutai Kartanegara, dan Balikpapan menjadi magnet utama pergerakan wisnus, meninggalkan daerah lain dengan angka kunjungan yang jauh tertinggal.
Pada April 2025 saja, Samarinda mencatat lebih dari 450 ribu perjalanan, menunjukkan dominasi kuat kawasan yang kerap disebut Triangle City Kaltim.
Di sisi lain, sejumlah kabupaten justru mencatatkan kunjungan yang sangat minim, meskipun memiliki potensi alam dan budaya yang besar.
Wilayah pedalaman seperti Mahakam Ulu dan Kutai Barat, serta daerah dengan destinasi unggulan seperti Berau, masih kesulitan menarik arus wisatawan.
Data BPS yang diolah dari Mobile Positioning Data ini mengungkap tantangan pemerataan pariwisata di Kaltim, mulai dari aksesibilitas, promosi, hingga fokus pembangunan.
Berikut lima daerah dengan jumlah perjalanan wisatawan Nusantara paling sedikit selama lima bulan pertama 2025:
1. Kabupaten Mahakam Ulu (Paling Rawan/Sepi)
Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) secara konsisten menjadi daerah dengan jumlah perjalanan wisnus paling sedikit di seluruh Kaltim.
Sepanjang periode Januari hingga Mei 2025, Mahulu mencatatkan angka yang sangat rendah.
Kunjungan terendah terjadi pada Bulan Maret 2025, yakni hanya 4.176 perjalanan, dan tertinggi pada April 2025 dengan 6.582 perjalanan.
Angka ini mencerminkan tantangan aksesibilitas menuju wilayah yang kaya akan budaya Dayak dan alam hutan hujan tropis tersebut.
2. Kabupaten Berau
Kabupaten yang terkenal dengan destinasi bahari seperti Kepulauan Derawan ini berada di urutan kesembilan.
Angka kunjungannya cenderung stabil di kisaran 30.000 hingga 52.000 perjalanan per bulan.
Angka terendah terjadi pada Maret 2025 (32.659 perjalanan).
Berau, meskipun memiliki potensi kelas dunia, masih kalah jauh dibanding kota besar.
3. Kabupaten Kutai Barat (Kubar)
Kabupaten Kutai Barat berada di peringkat kedelapan, mencatatkan kunjungan tertinggi pada April 2025 sebanyak 61.833 perjalanan dan terendah pada Februari 2025 (40.824 perjalanan).
Sama seperti Mahulu, Kubar juga memiliki kekayaan alam dan budaya Dayak yang perlu ditingkatkan promosinya.
4. Kota Bontang
Kota Bontang, yang dikenal sebagai kota industri, mencatatkan kunjungan terendah pada Maret 2025 (48.012 perjalanan).
Angkanya memang relatif kecil dibandingkan Samarinda dan Balikpapan, menandakan pariwisata belum menjadi fokus utama kota ini.
5. Kabupaten Paser
Kabupaten Paser, yang berbatasan langsung dengan Kalimantan Selatan, menempati posisi keenam sebagai daerah yang masih sepi.
Kunjungan terendah terjadi pada Maret 2025 (64.434 perjalanan), meskipun menunjukkan kenaikan signifikan pada April 2025 (124.042 perjalanan).
Jumlah Perjalanan Wisatawan Nusantara Menurut Kabupaten/Kota Asal (Perjalanan) Tahun 2025
Bulan Januari 2025
1. Samarinda : 378.234
2. Kutai Kartanegara : 333.944
3. Balikpapan : 235.961
4. Kutai Timur : 142.211
5. Penajam Paser Utara : 113.118
6. Paser : 92.901
7. Bontang : 70.200
8. Kutai Barat : 51.310
9. Berau : 38.997
10. Mahakam Ulu : 6.978
Total di Provinsi Kalimantan Timur : 1.463.854
Bulan Februari 2025
1. Samarinda : 304.351
2. Kutai Kartanegara : 287.770
3. Balikpapan : 202.406
4. Kutai Timur : 111.369
5. Penajam Paser Utara : 99.852
6. Paser : 73.306
7. Bontang : 63.214
8. Kutai Barat : 40.824
9. Berau : 33.178
10. Mahakam Ulu : 4.871
Total di Provinsi Kalimantan Timur : 1.221.141
Bulan Maret 2025
1. Kutai Kartanegara : 287.103
2. Samarinda : 252.847
3. Balikpapan : 182.356
4. Kutai Timur : 104.328
5. Penajam Paser Utara : 102.168
6. Paser : 64.434
7. Bontang : 48.012
8. Kutai Barat : 41.295
9. Berau : 32.659
10. Mahakam Ulu : 4.176
Total di Provinsi Kalimantan Timur : 1.119.378
Bulan April 2025
1. Samarinda : 452.305
2. Kutai Kartanegara : 393.359
3. Balikpapan : 295.835
4. Kutai Timur : 178.865
5. Penajam Paser Utara : 142.881
6. Paser : 124.042
7. Bontang : 93.002
8. Kutai Barat : 61.833
9. Berau : 52.733
10. Mahakam Ulu : 6.582
Total di Provinsi Kalimantan Timur : 1.801.455
Bulan Mei 2025
1. Samarinda : 305.810
2. Kutai Kartanegara : 293.130
3. Balikpapan : 213.922
4. Kutai Timur : 116.375
5. Penajam Paser Utara : 88.922
6. Paser : 71.864
7. Bontang : 65.273
8. Kutai Barat : 47.077
9. Berau : 36.467
10. Mahakam Ulu : 6.083
Total di Provinsi Kalimantan Timur : 1.244.923
Sumber: Data ini diambil dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah dari Mobile Positioning Data (MPD). (*)
