4 partai politik raih predikat paling informatif dari KI Pusat, Gerindra tertinggi

JAKARTA, – Empat partai politik (parpol) mendapatkan gelar sebagai partai paling informatif dan transparan dalam ajang penghargaan yang diselenggarakan Komisi Informasi Publik 2025.

Penghargaan diserahkan berdasarkan hasil Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Tahun 2025 dalam acara Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik dan Peluncuran IKIP 2025 yang diadakan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (15/12/2025).

Bacaan Lainnya

“Partai Gerindra memiliki skor 98,56, Partai Demokrat meraih 97,51, kemudian Partai Golkar mendapatkan angka 95,65, serta PDI-P mencapai nilai 90,48,” kata Ketua KI Pusat Donny Yoesgiantoro di Jakarta Selatan, Senin.

Donny menjelaskan, IKIP 2025 merupakan wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan akses informasi publik sebagai bagian dari Program Prioritas Nasional yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

IKIP menjadi instrumen strategis untuk mengukur sejauh mana pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik di tingkat nasional dan daerah.

“Penetapan IKIP sebagai Program Prioritas Nasional menunjukkan bahwa akses informasi bukanlah prioritas sektoral, melainkan bagian penting dari pembangunan nasional,” katanya.

Selanjutnya, IKIP 2025 dibuat dengan menilai tiga bidang utama. Pertama, ketaatan lembaga pemerintah dalam memenuhi kewajiban mengumumkan informasi (obligation to tell), dua persepsi masyarakat terhadap hak untuk mendapatkan informasi (right to know), serta ketiga berkaitan dengan jaminan akses masyarakat terhadap informasi publik (access to information).

“Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan tiga aspek: politik, ekonomi, dan hukum, yang dijabarkan menjadi beberapa indikator dan pertanyaan yang dapat diukur,” ujar Donny.

Penyusunan Rencana Aksi IKIP 2025 melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Dewan Ahli dari FGD yang diadakan di 34 Provinsi serta Dewan Penilaian Nasional pada tingkat nasional.

Partisipasi pihak terkait bertujuan memastikan penilaian dilakukan secara menyeluruh, adil, dan berdasarkan data.

“Melalui rekomendasi yang diberikan, IKIP diharapkan mampu menjadi acuan bagi pemerintah, lembaga publik, dan pemangku kepentingan dalam memperkuat pelaksanaan UU KIP,” kata Donny.

Secara terpisah, Satrio Dimas Adityo, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima dari KIP menjadi tanggung jawab yang harus dibuktikan oleh Gerindra kepada masyarakat.

Sampai saat ini, menurutnya, Gerindra telah meraih penghargaan sebagai partai politik paling informatif sebanyak 10 kali.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus berkontribusi kepada bangsa, negara, dan rakyat Indonesia,” katanya dalam pernyataan tertulis.

Pos terkait