3 mantan pemain Persib di Malut United bantu tim lamanya puncaki klasemen sementara Super League

Tiga mantan pemain Persib Bandung yang kini berseragam Malut United berperan besar atas kemenangan dramatis Laskar Kie Raha atas Borneo FC dengan skor 3-2 pada pertandingan tunda pekan ke-8 Super League, Sabtu (27/12/2025).

David da Silva, Tyronne del Pino, dan Gustavo Franca yang musim lalu masih membela Maung Bandung menjadi protagonis dalam laga tersebut dengan kontribusi langsung pada tiga gol Malut United.

Bacaan Lainnya

David da Silva berkontribusi dengan mencetak satu gol untuk Malut United yang membuat kedudukan sementara imbang 1-1 setelah sebelumnya Borneo FC unggul terlebih dahulu.

Tyronne del Pino yang baru masuk di babak kedua langsung memberikan dampak signifikan dengan mencatatkan dua assist untuk gol yang dicetak Taufik Rustam dan Gustavo Franca.

Taufik Rustam yang juga masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah menerima umpan matang dari Tyronne del Pino.

Gol penentu kemenangan Malut United dicetak oleh Gustavo Franca yang juga memanfaatkan assist dari Tyronne del Pino pada menit-menit akhir pertandingan.

Kemenangan ini memberi dampak positif bagi mantan klub ketiga pemain tersebut, Persib Bandung, yang kini berhak menduduki puncak klasemen sementara Super League.

Persib Bandung unggul selisih gol dari Borneo FC dimana kedua tim sama-sama mengoleksi 34 poin dari 15 pertandingan yang telah dimainkan.

Borneo FC harus merelakan posisi puncak klasemen yang sebelumnya mereka tempati setelah gagal meraih poin dalam laga tandang ini.

Hasil ini juga berdampak pada perubahan posisi di papan atas klasemen dimana Malut United berhak menggeser posisi Persija Jakarta dari peringkat tiga klasemen sementara.

Persija Jakarta sendiri baru akan memainkan laga tunda pekan kedelapan pada Senin (29/12/2025) menghadapi Bhayangkara FC.

Pelatih Malut United, Hendri Susilo, menerapkan strategi jitu dengan melakukan rotasi pemain yang terbukti efektif mengubah jalannya pertandingan.

Keputusan memasukkan Tyronne del Pino dan Taufik Rustam di babak kedua menjadi kunci kebangkitan Malut United setelah tertinggal.

Hendri Susilo memberikan apresiasi besar terhadap para pemainnya yang tidak mudah menyerah hingga peluit tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.

“Para pemain pantang menyerah sampai detik akhir, luar biasa,” ungkap Hendri Susilo dilansir dari Antara.

Pernyataan Hendri Susilo sebelum pertandingan tentang mentalitas para pemain Malut United yang sudah teruji terbukti dalam laga ini.

Kemenangan dramatis 3-2 atas Pesut Etam dihasilkan melalui comeback setelah sebelumnya Malut United harus tertinggal dua kali, 0-1 dan 1-2.

Berkat mental tangguh David da Silva dan rekan-rekannya, Laskar Kie Raha berhasil menumpas Pesut Etam dan menambah rentetan buruk mereka yang tidak pernah menang dalam empat laga terakhir.

Gustavo Franca, pencetak gol kemenangan, menyatakan bahwa kemenangan tim lebih penting daripada prestasi individu.

“Bagi saya, tidak penting siapa yang mencetak gol. Saya senang karena mendapatkan kesempatan dari Tuhan untuk mencetak gol penentu, tapi hal terpenting adalah Malut United bisa meraih 3 poin,” tutur Gustavo.

Kemenangan ini menambah kepercayaan diri skuad Malut United setelah berhasil mengalahkan Borneo FC yang sebelumnya berstatus sebagai pemuncak klasemen sementara Super League.

Sementara bagi Borneo FC, kekalahan ini semakin menambah tekanan setelah gagal meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir mereka.

Pos terkait