152 Lansia Wisuda, Bupati Batang Hari Jambi Tegaskan Pendidikan Tak Pernah Berusia

Ringkasan Berita:152 Orang Tua Ikut dalam Wisuda Besar Pertama

  1. Sebanyak 152 lansia dari empat lembaga pendidikan lansia di Kabupaten Batang Hari menghadiri Perayaan Wisuda Besar Sekolah Lansia Tangguh Tahun 2025 yang diselenggarakan pertama kali di Serambi Rumah Dinas Bupati Batang Hari.
  2. Bupati Batang Hari MHD Fadhil Arief menekankan bahwa pendidikan bisa dilakukan sepanjang masa dan lansia justru mampu menjadi contoh serta motivasi bagi pemuda.

, BATANG HARI –Sebanyak 152 lansia dari empat lembaga pendidikan lansia di Kabupaten Batang Hari, Jambi menghadiri acara Wisuda Akbar Sekolah Lansia Tangguh Tahun 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Serambi Rumah Dinas Bupati Batang Hari, Selasa (16/12/2025).

Acara ini menjadi wisuda lansia pertama di daerah tersebut dengan mengusung tema “Mewujudkan Lansia Smart, Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat”.

Bupati Batang Hari, MHD Fadhil Arief, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap para lansia yang tetap memiliki semangat belajar di usia senja. 

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata bahwa pendidikan dapat dijalani sepanjang hayat. 

“Ini bukan hanya acara wisuda biasa, tetapi bukti ketangguhan dan semangat belajar seumur hidup. Usia senja adalah fase untuk menjadi lebih bijak, lebih sehat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak dibatasi usia. Lansia, justru dapat menjadi teladan dan sumber inspirasi bagi keluarga serta generasi muda. 

Lebih lanjut ia menyampaikan terima kasih kepada Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi beserta jajaran yang telah memfasilitasi dan mendukung penyelenggaraan sekolah lansia di Kabupaten Batang Hari, termasuk para fasilitator dan tenaga pengajar. 

“Saya sangat mengapresiasi dan berharap program sekolah lansia ini dapat terus berlanjut dan berkembang,” katanya. 

Ia juga menjelaskan, keberadaan sekolah lansia diharapkan mampu memberikan pendidikan nonformal yang mendorong kemandirian lansia serta membantu mencapai kebermaknaan hidup yang lebih baik. 

“Berdasarkan data tahun 2024, angka harapan hidup masyarakat Kabupaten Batang Hari tercatat mencapai 74,78 tahun. Dengan dukungan BKKBN Provinsi Jambi dan TP-PKK Kabupaten Batang Hari, sekolah lansia bisa menjadi wadah pemberdayaan yang penting bagi para lansia,” ujarnya.

Selain itu ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Batang Hari dalam meningkatkan kualitas pendidikan sebagai faktor utama kemajuan daerah. 

Komitmen tersebut telah dituangkan dalam Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2025 tentang RPJMD Kabupaten Batang Hari Tahun 2025 – 2029 dengan visi Batang Hari Super Tangguh.

“Visi itu kami turunkan melalui misi keempat, yakni mewujudkan peningkatan sumber daya manusia yang bermutu dan kompetitif,” jelasnya. 

Ia menambahkan, untuk mewujudkan misi tersebut, pemerintah daerah telah dan akan melahirkan berbagai program nyata peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat saling mendukung dan berkontribusi agar visi dan misi pembangunan dapat terwujud demi kesejahteraan bersama,” tuturnya. 

Berdasarkan informasi jumlah peserta wisuda berasal dari Sekolah Lansia Mentari Desa Sungai Baung, Kecamatan Muara Bulian, sebanyak 42 orang dengan satu peserta dilaporkan meninggal dunia, Sekolah Lansia Sejahtera Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Pemayung, sebanyak 42 orang, Sekolah Lansia Bersegi Kelurahan Muara Bulian sebanyak 36 orang, serta Sekolah Lansia Benteng Jayo, Kelurahan Pasar Muara Tembesi, Kecamatan Muara Tembesi, sebanyak 32 orang. 

Pantauan Tribun Jambi di lokasi, para lansia yang didampingi keluarga tampak antusias mengikuti prosesi wisuda. 

Suasana haru dan bangga mewarnai pelaksanaan wisuda perdana sekolah lansia di Kabupaten Batang Hari tersebut. 

Update berita Tribun Jambi di Google News

Pos terkait